DPTPH Komit Galakan Diversifikasi Pangan Lokal

img

(Gerakan Disversifikasi Pangan Lokal)

SAMARINDA - Ketela pohon, ubi kayu, atau singkong (Manihot esculenta) menjadi primadona dalam olahan panganan konsumsi masyarakat.

Singkong memang benar-benar menunjukkan potensi keunggulannya dalam mendukung program diversifikasi pangan atau penganekaragaman konsumsi pangan masyarakat.

Terbukti, hari ini, Jumat (29/1/2021), makanan rakyat ini (singkong) mendominasi menu sarapan pangan lokal di Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikuktura (DPTPH) Kaltim.

Ada nasi kuning sawut singkong, lontong sayur singkong, sop singkong, bubur manado non beras serta berbagai makanan ringan berbahan singkong (cenil, getuk dan kue pelangi).

Sarapan Pangan Lokal dirangkai Syukuran Purna Tugas digelar di Aula Dinas Pangan TPH Kaltim Jalan Basuki Rahmat Samarinda, dihadiri Kepala Dinas Pangan TPH Kaltim Siti Farisyah Yana, Sekretaris Martinus Pattiwael, para pimpinan UPTD dan Kabid, Kasubbid serta pejabat di lingkungan Dinas Pangan TPH Kaltim

Siti Farisyah Yana menegaskan pemerintah telah mencanangkan Gerakan Diversifikasi Pangan Lokal, dan Pemprov Kaltim telah berkomitmen mengembangkan program nasional ini sesuai potensi dan keunggulan pangan lokal.

"Singkong sudah merakyat, selain murah, mudah didapat dan diolah. Terpenting, kandungan karbohidrat tidak kalah dengan beras. Jadi, kenyang tidak harus nasi," jelas Yana.

Yana mengungkapkan diversifikasi pangan tidak lain upaya mengurangi beban belanja konsumsi masyarakat yang selama ini bergantung pada beras (nasi) termasuk tepung.

Dua komoditi (beras dan tepung) lanjutnya, memiliki harga tinggi dan harus didatangkan dari daerah lain, bahkan komoditas impor (dari luar negeri).

"Ini lah tujuan pemerintah menganekaragamkan konsumsi masyarakat berbasis pangan lokal, agar tidak terlalu sulit, terlebih di masa pandemi Covid-19," ungkapnya.

Sementara pejabat yang menerima bingkisan dan masuk purna tugas, yakni Kasubbag Umum Budiyuono, UPTD BPPSDMP Nurhadi dan Adityawarman Wisnu Wardhana, serta UPTD PTPH Abdul Hadi.(mar/poskotakaltimnews.com)